Hasrat Indonesia Tuan Rumah Olimpiade, Sanggupkah Membiayainya?

Alwira Fanzary
Rabu, 20 Februari 2019 06:27:55
Logo Olimpiade

KANALSUMATERA.com - Indonesia membutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk bisa menggelar multievent terbesar di dunia, Olimpiade pada 2032 mendatang.

Indonesia mengajukan diri sebagai tuan rumah Olimpiade 2032. Pencalonan itu tidak terlepas dari kesuksesan Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games 2018.

Seperti yang dilansir dari CNNIndonesia, keinginan menjadi tuan rumah disampaikan Presiden Joko Widodo di hadapan Presiden International Olympic Committee (IOC) di Istana Bogor pada 1 September lalu jelang Asian Games 2018 berakhir.

Thomas Bach menyambut baik niat Indonesia menjadi tuan rumah Olimpiade 2032. Menurut Bach, Asian Games 2018 menjadi fondasi kuat bagi Indonesia untuk Olimpiade 2032.

Baca: Dukungan Gianni Infantino Makin Tergerus Jelang Pemilihan Presiden FIFA 2027


Akan tetapi, untuk bisa menggelar multievent sekelas Olimpiade Indonesia membutuhkan biaya yang tidak murah. Dikutip dari The Oxford Olympics Study 2016, penyelenggaraan Olimpiade dalam satu dekade terakhir membutuhkan biaya yang mahal.

Pasalnya, biaya tersebut tidak saja digunakan unttuk menggelar Olimpiade tetapi juga Paralimpiade. Tidak semua sarana dalam Olimpiade bisa digunakan atlet Paralimpiade. Karena itu, tuan rumah Olimpiade juga diminta menyediakan sarana serta infrastruktur yang bisa mendukung atlet Paralimpiade.

Setiap negara yang menjadi tuan rumah ajang empat tahunan ini harus mengeluarkan biaya US$8,9 miliar atau setara dengan Rp125,7 triliun.

Akan tetapi jika menilik penyelenggaraan Olimpiade musim panas yang dimulai sejak 1960, rata-rata biaya yang dikeluarkan untuk mempersiapkan multiajang ini sebesar US$5,3 miliar (setara Rp74,8 triliun).

Baca: Pemerintah Prancis Tegaskan Zidane Tak Perlu Dipersoalkan soal Agama

Rio de Janeiro yang menjadi tuan rumah Olimpiade 2016 atau edisi ke-31 mengeluarkan dana sebesar US$4,6 miliar. Angka itu termasuk biaya operasional seperti panitia, penyediaan teknologi, transportasi, tenaga kerja, biaya administrasi, hingga membangun venue pertandingan.

Menurut Reuters, biaya untuk penyelenggaraan Olimpiade Rio meningkat menjadi $13,2 miliar.

Dana lebih mahal justru dikeluarkan London ketika menggelar Olimpiade 2012. Ibu kota Inggris itu menggelontorkan dana sebesar US$15 miliar. Jumlah itu merupakan yang paling besar sepanjang sejarah untuk untuk pendanaan Olimpiade musim panas.

Akan tetapi biaya-biaya tersebut tidak termasuk pengadaan infrastruktur untuk mendukung terselenggaranya Olimpiade. Seperti penyediaan jalan, rel kereta, infrastruktur bandara, atau pembangunan hotel.Empat tahun sebelumnya Beijing membutuhkan biaya yang lebih besar ketimbang Olimpiade Rio de Janeiro, tetapi lebih sedikit dari Olimpiade London. Negeri Tirai Bambu mengeluarkan biaya sebesar US$6,8 miliar. Akan tetapi biaya itu akhirnya meningkat 2 persen.

Baca: Senam bersama DPC PKS Tuah Madani, Hendry Munief Ajak Warga Jaga Kesehatan Keluarga

Olimpiade Athena pada 2004 membutuhkan dana US$10,1 miliar. Jumlah itu meningkat dari perkiraan awal yang hanya US$5 miliar. Menurut Embassy of Greace, dana US$10,1 miliar tidak termasuk biaya proyek pembangunan yang dipercepat untuk Olimpiade, seperti jalan raya dan bandara.

Sementara, Olimpiade Sydney pada tahun 2000 memiliki pengeluaran sebesar US$5 miliar. Tetapi, Auditor-General of New South Wales menyebut Olimpiade Sydney menelan biaya hingga US$6,6 miliar.

Mayoritas dana-dana yang dibutuhkan di atas hanya untuk kebutuhan penyelenggaraan acara, mulai dari pembukaan, pertandingan hingga penutupan.

Di luar infrastruktur pendukung, tentu saja biaya yang dibutuhkan Indonesia untuk bisa menyamai kesuksesan Asian Games 2018 akan lebih besar untuk Olimpiade 2032 Kso



Terkait
KONI Riau Buka Pendaftaran Cabor Baru, Verifikasi Berkas Ditutup 11 Juli 2026
KONI Riau Buka Pendaftaran Cabor Baru, Verifikasi Berkas Ditutup 11 Juli 2026
Jelang Piala Dunia 2026, Hendry Munief Beri Catatan Str
DPD PKS Kampar Apresiasi Turnamen Mini Soccer Kerjasama
Ribuan Penonton Hadiri Final Piala Dunia Kuok yang ke-6
Lainnya
Ginting tersingkir dari All England 2023
Ginting tersingkir dari All England 2023
Tottenham dan Man City Amankan Tiket, Kapan Final Piala
Event Pacu Kuda Payakumbuh akan Perlombakan 14 kelas
Prediksi Line-up Newcastle United Vs Manchester United
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Politik
PDIP Respons Wacana Capres Minimal Didukung Dua Fraksi di DPR
PDIP Respons Wacana Capres Minimal Didukung Dua Fraksi di DPR
Zulhas Tak Mau Nyapres 2029, PAN Tegaskan Tetap Dukung
Ganjar Minta Gerindra Fokus Rakyat Sebelum Bicara Pilpr
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket