Bonus Rp27 Miliar Tak Kunjung Cair, Atlet dan Pelatih Riau Siap Kepung Kantor Gubernur

Kanama Amar
Rabu, 29 Juli 2026 07:52:09

KANALSUMATERA.com - PEKANBARU – Kesabaran atlet dan pelatih berprestasi Riau akhirnya mencapai batas. Setelah berbulan-bulan menunggu kepastian pencairan sisa bonus Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara dan Peparnas, mereka berencana menggelar aksi damai di Kantor Gubernur Riau pada 5 Agustus 2026 sebagai bentuk protes atas belum dipenuhinya hak para peraih prestasi tersebut. Selasa (28/07/2026).

Rencana aksi itu merupakan hasil rapat koordinasi yang digelar para atlet dan pelatih di Kantor KONI Riau. Massa dijadwalkan berkumpul di Kantor KONI Riau sebelum bergerak menuju Kantor Gubernur Riau sekitar pukul 10.00 WIB.

Pelatih tinju senior Riau, Darman Hutauruk, mengatakan aksi tersebut lahir karena hingga kini belum ada kepastian terkait pembayaran sisa bonus yang dijanjikan pemerintah daerah.

Baca: Kadispora Riau Yurnalis Apresiasi Turnamen Domino KONI Kampar, Dorong Domino Jadi Olahraga Positif

"Rapat ini sebenarnya mendadak. Kami membahas sisa bonus atlet dan pelatih PON maupun National Paralympic Committee (NPC) yang sampai sekarang belum ada titik terang. Dari hasil rapat, kalau memang belum ada kepastian, kami sepakat melakukan aksi damai atau demonstrasi pada 5 Agustus nanti."

Menurut Darman, kondisi yang dialami sejumlah atlet saat ini sangat memprihatinkan. Sebagian dari mereka bahkan terpaksa mencari pekerjaan lain demi memenuhi kebutuhan hidup sambil menunggu hak yang belum dibayarkan.

Baca: Enam Federasi Sepak Bola Arab Solid Dukung Gianni Infantino di Tengah Krisis FIFA

"Kalau dikatakan telantar mungkin terlalu dalam, tetapi kenyataannya pahit. Ada atlet juara nasional yang sekarang menjadi tukang parkir, ada yang menjadi pengemudi ojek. Mereka berharap sisa bonus itu bisa membantu kehidupan mereka."

Ia juga mengingatkan pemerintah agar segera menyelesaikan persoalan tersebut mengingat agenda olahraga nasional berikutnya sudah semakin dekat.

"Tahun depan sudah ada iven lagi. Bagaimana atlet mau bertanding kalau persoalan bonus yang lama saja belum selesai? Atlet ini pahlawan daerah. Mereka putra-putri asli Riau yang dibina sejak di PPLP dengan anggaran pemerintah, tetapi sekarang dibiarkan seperti ini."

Baca: Syahrul Aidi Maazat dan Amal Fathullah Ikut Bertanding Turnamen Mini Soccer PWI Kampar Cup 2026

Darman menilai Riau menjadi salah satu provinsi yang belum menuntaskan pembayaran bonus atlet, berbeda dengan sejumlah daerah lain yang telah menyelesaikan kewajiban tersebut.

"Saya rasa di Republik ini hanya Riau yang belum selesai. Provinsi lain sudah selesai, termasuk Sumatera Barat. Kami berharap Pemerintah Provinsi Riau segera merealisasikan sisa bonus PON dan Peparnas. Itu saja yang kami tuntut."

Baca: Ribuan Penonton Hadiri Final Piala Dunia Kuok yang ke-61

Hal senada disampaikan atlet angkat berat Riau, Rani. Ia berharap janji pemerintah untuk mencairkan bonus pada Juli 2026 dapat segera direalisasikan.

"Harapan kami bonus PON segera dibayarkan. Sudah lama sekali kami menunggu, padahal itu juga untuk kebutuhan hidup. Kami hanya ingin ada kejelasan dan mudah-mudahan segera direalisasikan."

Berdasarkan data, Pemprov Riau sebelumnya telah menyalurkan bonus tahap pertama senilai Rp23,64 miliar, terdiri atas Rp11,72 miliar untuk atlet dan pelatih PON serta Rp11,91 miliar bagi kontingen Peparnas. Sementara sisa bonus yang belum dibayarkan mencapai sekitar Rp27,40 miliar, yakni Rp12,81 miliar untuk PON dan Rp14,59 miliar untuk Peparnas.

Baca: Calon Ketua KONI Riau Edi Basri Hadiri Laga Final Gala Desa Pasir Sialang Bangkinang

Pada PON XXI Aceh-Sumut 2024, kontingen Riau berhasil membawa pulang 78 medali, terdiri atas 21 emas, 22 perak, dan 36 perunggu, serta menempati peringkat ke-12 nasional. (SM)



Terkait
Kadispora Riau dan Ribuan Penonton Saksikan Laga Final Gala Desa Kelurahan Pasir Sialang
Kadispora Riau dan Ribuan Penonton Saksikan Laga Final Gala Desa Kelurahan Pasir Sialang
PWI Kampar Berhasil Mengalahkan KONI Kampar dan Kampar
Pengurus PBSI Riau Matangkan Program Kerja Tahun 2026,
Tampil Dominan, PSPS Tekuk Persekat Tegal Dua Gol Tanp
Lainnya
Dukungan Gianni Infantino Makin Tergerus Jelang Pemilihan Presiden FIFA 2027
Dukungan Gianni Infantino Makin Tergerus Jelang Pemilihan Presiden FIFA 2027
Dedi Handoko Lantik Pengurus Perbakin Kampar, Targetkan
Edwin Pratama: Ketum PSSI Dukung PSBS Masuk Liga 3 Indo
Selangkah Lagi Lukaku tinggalkan MU setelah Inter Milan
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Nasional
8 Orang Hilang Saat Erupsi Gunung Anak Krakatau, Polri dan Wartawan Gelar Doa Bersama
8 Orang Hilang Saat Erupsi Gunung Anak Krakatau, Polri dan Wartawan Gelar Doa Bersama
13 Pemohon Kembali Gugat Pilpres 2024 ke MK, Minta Gibr
Menag Bidik Dana Sosial Keagamaan Rp1.000 Triliun, Ini
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kriminal
Tiga Pegawai Pemkab Jayawijaya Tewas Ditembak KKB Saat Jalankan Tugas
Tiga Pegawai Pemkab Jayawijaya Tewas Ditembak KKB Saat Jalankan Tugas
BNN Usul Vape Dilarang Total, Temuan Narkoba Cair Jadi
Dua TNI Kasus Air Keras Andrie Yunus Lolos dari Pemecat
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan