Pemerintah Prancis Tegaskan Zidane Tak Perlu Dipersoalkan soal Agama
KANALSUMATERA.com - PARIS — Penunjukan Zinedine Zidane sebagai pelatih baru Timnas Prancis mendapat sorotan yang tidak hanya berkaitan dengan sepak bola. Agama Islam yang dianut legenda Les Bleus itu turut menjadi bahan perbincangan sejumlah pihak setelah ia dipercaya menggantikan Didier Deschamps. Minggu (16/08/2026).
Zidane ditunjuk untuk meneruskan tongkat kepelatihan Timnas Prancis setelah Deschamps mengakhiri masa tugasnya yang telah berlangsung selama 14 tahun. Di bawah Deschamps, Prancis berhasil meraih gelar Piala Dunia dan UEFA Nations League.
Baca: Pekanbaru Juara Umum O2SN Riau 2026, Borong 12 Medali dan Dominasi Persaingan
Sorotan terhadap keyakinan Zidane kemudian memicu respons dari pihak Prancis. Abdelkader Lahmar, anggota parlemen Prancis dari partai La France Insoumise, menyatakan pembelaannya terhadap mantan pemain Real Madrid tersebut.
Lahmar mempertanyakan alasan agama Zidane menjadi perhatian ketika ia ditunjuk sebagai pelatih tim nasional. Menurutnya, persoalan serupa tidak pernah menjadi pertanyaan ketika sejumlah pelatih sebelumnya dipercaya menangani Les Bleus.
Baca: Wabup Misharti Resmi Buka Camat Cup I Kampar Kiri, Diikuti 34 Tim dari 21 Desa
"Kami tidak pernah menanyakan soal agama kepada Didier Deschamps, Laurent Blanc, Raymond Domenech, Jacques Santini, Roger Lemerre, atau Aime Jacquet saat mereka ditunjuk. Lalu mengapa pertanyaan ini diajukan kepada Zidane," tulisnya di X.
Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) juga tidak menganggap isu tersebut sebagai sesuatu yang dapat mengganggu pekerjaan Zidane. Fokus utama kini diarahkan pada persiapan tim menghadapi agenda pertandingan internasional.
Baca: DPD PKS Kampar Apresiasi Turnamen Mini Soccer Kerjasama PWI Kampar dan Anggota Legislatif PKS
Tantangan pertama Zidane bersama Prancis akan datang pada UEFA Nations League. Les Bleus dijadwalkan menghadapi Italia, Belgia, dan Turki pada fase grup yang berlangsung pada jeda internasional akhir September hingga awal Oktober.
Dengan demikian, polemik mengenai agama Zidane diharapkan tidak menggeser perhatian dari tugas utamanya sebagai pelatih. Legenda Prancis itu kini dituntut membuktikan kapasitasnya di pinggir lapangan sekaligus meneruskan prestasi tim nasional yang telah dibangun selama era Deschamps. (SM)
