Polda Banten Imbau Jakmania Tak Datang ke Stadion BIS Saat Dewa United Vs Persija
KANALSUMATERA.com - SERANG – Kepolisian Daerah (Polda) Banten mengingatkan suporter Persija Jakarta, The Jakmania, agar tidak datang langsung ke Banten International Stadium (BIS) saat pertandingan Dewa United menghadapi Persija Jakarta, Sabtu (31/10/2026).
Imbauan tersebut disampaikan sebagai tindak lanjut atas sanksi Komite Disiplin (Komdis) PSSI sekaligus untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama pertandingan berlangsung.
Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea, meminta seluruh pendukung Persija Jakarta menghormati keputusan Komdis PSSI dengan tidak memaksakan diri menyaksikan pertandingan secara langsung di stadion.
Baca: Harry Kane Raih Ballon d’Or 2026, 73 Gol dan Rekor Bundesliga Jadi Sorotan
"Kami mengimbau kepada seluruh suporter Persija Jakarta, khususnya The Jakmania, untuk mematuhi dan menghormati sanksi yang telah ditetapkan oleh Komdis PSSI," kata Maruli, Jumat (30/10/2026).
Ia juga berharap tidak ada suporter tim tamu yang hadir di Banten International Stadium untuk memberikan dukungan langsung kepada Persija.
Baca: Pramono Anung Lepas Ribuan Pelari Jakarta Running Festival 2026, Ikut Lomba 10K
"Kami berharap tidak ada suporter tim tamu yang datang ke Banten International Stadium untuk menyaksikan pertandingan secara langsung," imbuhnya.
Larangan tersebut berkaitan dengan keputusan Komdis PSSI yang menjatuhkan sanksi kepada Persija berupa larangan kehadiran suporter dalam pertandingan tandang selama setengah musim kompetisi.
Menurut Maruli, keputusan sanksi tersebut telah ditetapkan melalui hasil sidang Komdis PSSI pada 20 Oktober 2026.
Baca: Wakil Bupati Misharti Buka Liga Champions Se-Tapung Raya, 14 Tim Berebut Gelar Juara
"Keputusan sanksi tersebut tertuang dalam hasil sidang Komdis PSSI tanggal 20 Oktober 2026," katanya.
Jakmania Tetap Bisa Dukung Persija Melalui Nobar
Baca: Timnas Indonesia Hajar Bangladesh 9-2, John Herdman Kaget Malaysia Menang 6-0
Meski tidak diperbolehkan hadir langsung di stadion, Jakmania tetap dapat memberikan dukungan kepada tim kebanggaannya melalui kegiatan nonton bareng (nobar) di wilayah masing-masing.
Polda Banten juga mengingatkan para suporter agar tidak melakukan tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Maruli meminta seluruh pendukung kedua kesebelasan tidak mudah terprovokasi, menghindari konvoi yang mengganggu pengguna jalan, serta tidak melakukan tindakan yang dapat memicu perselisihan antarsuporter.
Baca: Timnas Indonesia Wajib Menang, Ini Skenario Lolos Final FIFA ASEAN Cup 2026
"Silakan memberikan dukungan melalui kegiatan nonton bareng di tempat masing-masing. Kami mengajak seluruh pihak untuk tidak mudah terprovokasi, tidak melakukan konvoi yang dapat mengganggu ketertiban umum, serta menghindari tindakan yang dapat memicu kesalahpahaman maupun gesekan antarsuporter," ucapnya.
Imbauan serupa juga telah disampaikan manajemen Persija Jakarta melalui akun Instagram resminya. Klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut meminta The Jakmania tidak menghadiri pertandingan secara langsung di Banten International Stadium.
Baca: Fajar/Fikri Tembus Semifinal Asian Games 2026 Usai Taklukkan Korea Selatan
"Imbauan untuk the Jakmania untuk tidak hadir langsung di Banten International Stadium pada laga Dewa United FC vs Persija," tulis Persija.
Polda Banten berharap pertandingan Dewa United kontra Persija Jakarta dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Seluruh suporter diharapkan menunjukkan kedewasaan dalam mendukung klub kesayangan dengan tetap mengutamakan sportivitas dan menjaga persaudaraan.
Dengan demikian, pertandingan sepak bola tidak hanya menjadi ajang persaingan di lapangan, tetapi juga momentum untuk memperkuat persatuan dan menciptakan iklim sepak bola Indonesia yang aman. (SM)
