Fabregas Ungkap Rahasia Como Usai Tekuk Parma, Belajar dari Arsenal
KANALSUMATERA.com - COMO – Cesc Fabregas mengungkap pelajaran penting yang diterapkan Como setelah meraih kemenangan 2-1 atas Parma pada pekan keempat Liga Italia 2026/2027. Salah satu hal yang menjadi perhatian pelatih asal Spanyol itu adalah kontribusi pemain belakang dalam membantu tim mencetak gol. Selasa (15/09/2026).
Bermain di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Como tampil dominan dan berhasil mengamankan tiga poin melalui gol Jacobo Ramon serta Kaiki. Parma hanya mampu membalas lewat David Romero pada penghujung pertandingan.
Kemenangan tersebut memperpanjang tren positif Como. Tim asuhan Fabregas kini telah meraih empat kemenangan beruntun di semua kompetisi, termasuk kemenangan impresif 4-1 atas RB Leipzig pada debut mereka di Liga Champions.
Baca: Liverpool Ditahan Fulham 0-0, Iraola Soroti Kondisi Pemain yang Kelelahan
Fabregas melihat ada kesamaan yang mulai muncul dalam permainan Como dengan karakter yang pernah ia lihat ketika masih terlibat bersama Arsenal. Menurutnya, pemain bertahan tidak hanya dituntut kuat dalam menjaga pertahanan, tetapi juga harus mampu memberikan ancaman ketika membantu serangan.
Pelatih berusia 39 tahun itu menilai produktivitas dari lini belakang menjadi salah satu perkembangan positif yang sedang dibangun Como. Dua gol ke gawang Parma bahkan lahir dari pemain bertahan.
Baca: Jelang Persija vs Persib di GBK, Polisi Larang Suporter Bawa Benda Berbahaya
"Kami belajar dari Arsenal," kata Fabregas, seperti diberitakan dalam laporan pertandingan tersebut.
Menurut Fabregas, perkembangan tersebut menunjukkan bahwa Como mulai memiliki identitas permainan yang ingin dibangun. Ia ingin para pemainnya memahami bahwa kontribusi terhadap tim tidak hanya ditentukan oleh posisi mereka di lapangan.
Kemenangan atas Parma juga membuat Como mengoleksi 10 poin dari empat pertandingan Serie A. Mereka mencatat tiga kemenangan dan satu hasil imbang, sekaligus menempatkan diri di papan atas klasemen sementara.
Baca: PSPS Pekanbaru Hadapi PSIS di Jatidiri, Askar Bertuah Bidik Awal Positif
Performa tersebut menjadi modal penting bagi Como yang musim ini menjalani tantangan lebih besar setelah memastikan tempat di Liga Champions. Fabregas pun berusaha menjaga konsistensi tim agar keberhasilan di kompetisi Eropa tidak mengganggu fokus mereka di Serie A.
Dengan tren kemenangan yang terus berlanjut, Como mulai menunjukkan bahwa mereka bukan sekadar pendatang baru yang mampu memberikan kejutan. Di bawah arahan Fabregas, klub tersebut perlahan membangun identitas dan standar permainan yang semakin kompetitif di level Italia maupun Eropa. (SM)
