Timnas Indonesia Absen di Asian Games 2026, Ini Alasan dan Aturannya
KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Timnas Indonesia dipastikan tidak ambil bagian dalam cabang sepak bola putra Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. Absennya Garuda bukan karena keputusan untuk menarik diri, melainkan berkaitan dengan aturan baru mengenai peserta sepak bola di ajang olahraga terbesar di Asia tersebut. Rabu (16/09/2026).
Pertandingan sepak bola putra Asian Games 2026 bahkan sudah dimulai pada 15 September 2026, sementara seremoni pembukaan baru dijadwalkan berlangsung pada 19 September. Namun, nama Indonesia tidak terdapat dalam daftar peserta.
Aturan Baru Asian Games 2026 Jadi Faktor Utama
Baca: Cristiano Ronaldo Resmi Pensiun dari Timnas Portugal, FPF Siapkan Laga Perpisahan Istimewa
Perubahan regulasi menjadi salah satu alasan utama Indonesia tidak dapat tampil di sepak bola Asian Games 2026.
Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) bersama Olympic Council of Asia (OCA) menetapkan bahwa peserta sepak bola putra Asian Games 2026 berasal dari negara-negara yang tampil di putaran final Piala Asia U-23 2026.
Baca: 135 Tim Ramaikan Kompetisi Basket 3x3 Perbasi Pekanbaru di Living World
Ketentuan tersebut berbeda dibandingkan edisi sebelumnya. Pada ajang-ajang terdahulu, negara yang ingin mengikuti cabang sepak bola Asian Games dapat mendaftarkan diri sebagai peserta.
Aturan baru tersebut kemudian berdampak langsung kepada Indonesia setelah Timnas U-23 gagal mendapatkan tiket ke putaran final Piala Asia U-23 2026.
Indonesia Gagal Lolos Piala Asia U-23
Baca: Syahrul Aidi Buka ALPA Cup 2 Tahun 2026 di Desa Alam Panjang
Dalam babak kualifikasi Piala Asia U-23 2026, Indonesia berada di Grup J bersama Korea Selatan, Laos, dan Makau.
Skuad Garuda Muda mengawali perjuangan dengan hasil imbang 0-0 melawan Laos. Indonesia kemudian meraih kemenangan besar 5-0 atas Makau.
Baca: Polda Banten Imbau Jakmania Tak Datang ke Stadion BIS Saat Dewa United Vs Persija
Namun, langkah Indonesia terhenti setelah kalah 0-1 dari Korea Selatan pada pertandingan terakhir.
Hasil tersebut membuat Indonesia mengoleksi empat poin dan finis sebagai runner-up Grup J. Korea Selatan keluar sebagai juara grup dengan sembilan poin.
Menjadi runner-up sebenarnya masih memberikan peluang bagi Indonesia untuk lolos. Selain 11 juara grup, empat runner-up terbaik juga berhak melaju ke putaran final Piala Asia U-23 2026.
Baca: Harry Kane Raih Ballon d’Or 2026, 73 Gol dan Rekor Bundesliga Jadi Sorotan
Sayangnya, Indonesia tidak termasuk dalam empat runner-up terbaik. Tiket tersebut akhirnya menjadi milik China, Uzbekistan, Lebanon, dan Uni Emirat Arab.
Kegagalan tersebut secara otomatis berimbas pada keikutsertaan Indonesia di sepak bola putra Asian Games 2026 karena regulasi baru menghubungkan peserta Asian Games dengan Piala Asia U-23.
Baca: El Clasico 2026: Real Madrid Taklukkan Barcelona 2-1, Mbappe Jadi Penentu Kemenangan
PSSI Sempat Berupaya agar Indonesia Tetap Tampil
Absennya Indonesia bukan berarti PSSI sejak awal memilih untuk tidak mengirimkan tim ke Asian Games 2026.
PSSI sebelumnya sempat berupaya agar Timnas Indonesia tetap mendapatkan kesempatan tampil. Komite Olimpiade Indonesia (KOI) juga mengajukan keberatan terkait regulasi yang diberlakukan.
Baca: Bezzecchi Juara MotoGP Mandalika 2026, Jorge Martin Rebut Puncak Klasemen
Namun, upaya tersebut tidak mengubah ketentuan yang telah ditetapkan AFC dan OCA.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir kemudian memastikan bahwa Indonesia harus menerima keputusan tersebut.
Baca: Prabowo Pastikan Timnas Indonesia Dapat Bonus Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026
"Tidak. Kan memang dari aturan Asian Games (OCA) dan AFC sudah ada keputusan seperti itu. Karena aturan," kata Erick Thohir pada Juni 2026.
Dengan demikian, Indonesia harus melewatkan cabang sepak bola putra Asian Games 2026. Ini menjadi absennya Indonesia setelah sebelumnya rutin berpartisipasi di cabang tersebut sejak Asian Games 2014.
Daftar Peserta Sepak Bola Putra Asian Games 2026
Baca: Timnas Indonesia Hajar Bangladesh 9-2, John Herdman Kaget Malaysia Menang 6-0
Sebanyak 15 tim mengikuti cabang sepak bola putra Asian Games 2026 dan terbagi ke dalam empat grup.
Grup A
Baca: Timnas Indonesia Wajib Menang, Ini Skenario Lolos Final FIFA ASEAN Cup 2026
Jepang
Thailand
Kirgizstan
Hong Kong
Baca: Fergus Tierney Bidik Gol ke Gawang Timnas Indonesia, Malaysia Siap Hadapi Tekanan SUGBK
Grup B
China
Uni Emirat Arab
Iran
Baca: Fajar/Fikri Tembus Semifinal Asian Games 2026 Usai Taklukkan Korea Selatan
Korea Utara
Grup C
Vietnam
Baca: John Herdman Bangga, Timnas Indonesia Buka FIFA ASEAN Cup dengan Kemenangan
Uzbekistan
Filipina
Kuwait
Grup D
Baca: PS Batu Bersurat Juara Gala Desa Kuok 2026 Usai Menang Dramatis Lewat Adu Penalti
Korea Selatan
Arab Saudi
Qatar
Baca: Porsenijar Riau 2026 Dibuka di Siak, PGRI Kampar Targetkan Prestasi Terbaik
Grup D hanya berisi tiga tim, sedangkan Grup A, B, dan C masing-masing dihuni empat negara.
Sepak Bola Asian Games 2026 Sudah Dimulai
Cabang sepak bola menjadi salah satu olahraga yang dipertandingkan lebih awal sebelum pembukaan resmi Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Baca: Real Madrid Tumbang di Derbi Madrid, Kartu Merah Huijsen Jadi Titik Balik
Laga sepak bola putra telah dimulai pada 15 September 2026. Sementara itu, seremoni pembukaan Asian Games 2026 dijadwalkan berlangsung pada 19 September.
Secara keseluruhan, Asian Games Aichi-Nagoya 2026 berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026.
Baca: FIFA Rilis 55 Nama Skuad Sementara Timnas Indonesia untuk ASEAN Cup 2026
Dengan format baru tersebut, kegagalan Indonesia menembus putaran final Piala Asia U-23 2026 akhirnya berpengaruh langsung terhadap kesempatan Timnas U-23 tampil di Asian Games 2026. (SM)
