Indra Sjafri Coret Lima Pemain dari Seleksi Timnas U-22 Indonesia

Amar
Sabtu, 19 Januari 2019 22:13:06
Pelatih tim nasional U-22 Indonesia, Indra Sjafri (foto : Alsadad Rudi)

KANALSUMATERA.com - Indra Sjafri, selaku pelatih tim nasional U-22 Indonesia, mencoret lima pemain dari proses seleksi pemain untuk Piala AFF U-22 2019.

Lima pemain tersebut adalah Indra Mustafa (Persib), Syafril Lestahulu (Persib U-19), Jayus Hariono (Arema FC), Anan Lestaluhu (Persija), dan Wahyudi Hamisi (Borneo FC).

Dengan demikian, skuad Garuda Muda kini berjumlah 30 pemain. Jumlah tersebut tak termasuk tiga pemain yang hingga kini belum bergabung karena bermain di luar negeri, yakni Egy Maulana Vikri, Saddil Ramdani, dan Ezra Walian.

Indra mengatakan, penilaian tim pelatih terhadap pemain diambil secara komprehensif dengan mempertimbangkan segala aspek untuk mendapatkan komposisi pemain terbaik untuk skuad. Dia pun akan mendaftarkan 40 nama pemain pada 27 Januari mendatang untuk event Piala AFF U-22 yang akan dihelat mulai 17 Februari mendatang di Kamboja.

"Kami kembalikan lima pemain ke klub, jadi sekarang kami ada 30 pemain. Mulai hari Senin (21/1/2019) besok kami sudah memulai periodesasi persiapan menuju Piala AFF U-22 di Kamboja," kata Indra dikutip dari laman resmi PSSI, Sabtu (19/1/2019).

Baca: Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda Aktif Berolahraga

"Ada empat kriteria pemain yang kami pilih di timnas, yakni kemampuan skill, fisik, taktikal kecerdasan, dan mental. Itu ditambah informasi mengenai kesehatan dan fisioterapi, dan psikotes mereka, dengan semua aspek lainnya," kata Indra.

Bukan hanya dilihat dalam sesi latihan, Indra menyebut para pemain proyeksi timnas U-22 juga harus dipastikan sehat serta diuji intelegensinya melalui psikotes.

"Semua informasi pemain tentang kesehatan, fisioterapi, psikotes, dan kemampuan mereka sudah kami dapatkan. Jadi, tidak terlalu sulit buat saya untuk menentukan siapa yang lanjut atau tidak," ujar Indra.

Pada latihan hari Sabtu pagi tadi, Indra memberikan materi internal game. Pada sesi latihan di Stadion Madya, Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta itu, Garuda Muda bermain dengan tiga paruh waktu yang masing-masing game dimainkan selama 30 menit. kpc/ks



Terkait
PSPS Pekanbaru Perkuat Lini Belakang, Datangkan Dua Kiper Baru Hadapi Liga 2 2026/2027
PSPS Pekanbaru Perkuat Lini Belakang, Datangkan Dua Kiper Baru Hadapi Liga 2 2026/2027
Temui Plt Gubri, PSPS Ajukan Pengelolaan Stadion dan Ta
Lainnya
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Pengurus PBSI Riau Matangkan Program Kerja Tahun 2026,
Semifinal Copa del Rey Pertemukan Barcelona Vs Real Mad
Sanksi untuk Khabib Nurmagomedov Dianggap Tak Masuk Aka
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Hukum
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan d
Karhutla Riau Kian Mengkhawatirkan, Roni Agustian Minta