Cristiano Ronaldo Resmi Pensiun dari Timnas Portugal, FPF Siapkan Laga Perpisahan Istimewa
KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Dunia sepak bola internasional memasuki babak baru setelah Cristiano Ronaldo resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari Tim Nasional (Timnas) Portugal. Keputusan tersebut sekaligus mengakhiri perjalanan panjang salah satu pemain terbesar dalam sejarah sepak bola dunia yang telah mengabdi selama lebih dari 23 tahun. Sabtu (07/11/2026).
Pengumuman mengejutkan itu disampaikan Ronaldo melalui akun Instagram pribadinya pada Kamis (05/11/2026). Pemain berjuluk CR7 tersebut memilih mengakhiri perjalanan internasional setelah mencatatkan berbagai prestasi dan rekor bersama Selecao das Quinas.
Keputusan Ronaldo mendapat perhatian besar dari Federasi Sepak Bola Portugal (FPF). Federasi memastikan akan memberikan penghormatan khusus sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi luar biasa sang kapten selama membela negaranya.
Baca: 135 Tim Ramaikan Kompetisi Basket 3x3 Perbasi Pekanbaru di Living World
Dikutip dari INFORADAR, Jumat (06/11/2026), FPF menegaskan tidak ingin perjalanan internasional Ronaldo berakhir tanpa penghormatan yang pantas.
"Kami sangat bertekad untuk menyelenggarakan, merencanakan, berpartisipasi, dan berperan aktif dalam sebuah penghormatan yang layak bagi karier luar biasa Cristiano Ronaldo," tulis pernyataan resmi FPF.
Baca: Kejuaraan Renang Piala Wali Kota Pekanbaru 2026 Jaring 258 Atlet dari 18 Klub
Rencana tersebut menjadi bentuk penghargaan atas pengabdian Ronaldo yang telah menjadi bagian penting dari perjalanan sepak bola Portugal selama lebih dari dua dekade.
Catatkan 234 Penampilan dan 146 Gol untuk Portugal
Cristiano Ronaldo memulai perjalanan bersama Timnas Portugal pada Agustus 2003. Selama membela negaranya, pemain berusia 41 tahun tersebut berhasil mencatatkan 234 penampilan dengan torehan 146 gol.
Baca: Wakil Bupati Misharti Buka Liga Champions Se-Tapung Raya, 14 Tim Berebut Gelar Juara
Catatan itu menjadikannya sebagai pemain dengan jumlah penampilan dan gol terbanyak sepanjang sejarah Timnas Portugal.
Tidak hanya mencetak rekor individu, Ronaldo juga berhasil mengantarkan Portugal meraih sejumlah gelar bergengsi. Salah satu pencapaian terbesar dalam karier internasionalnya adalah membawa Portugal menjuarai Piala Eropa 2016 di Prancis.
Baca: Prabowo Pastikan Timnas Indonesia Dapat Bonus Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Selain itu, Ronaldo turut mempersembahkan dua gelar UEFA Nations League pada 2019 dan 2025.
Prestasi tersebut semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola Portugal.
Perpisahan Ronaldo Diwarnai Perselisihan dengan Pelatih
Baca: Jadwal MotoGP Jepang 2026: Veda Balapan Pagi, MotoGP Siang Hari
Meski meninggalkan warisan prestasi yang luar biasa, keputusan pensiun Ronaldo tidak terlepas dari dinamika internal tim nasional.
Hubungan Ronaldo dengan pelatih Portugal, Jorge Jesus, sempat menjadi sorotan setelah terjadi perselisihan terkait kesempatan bermain dan situasi di dalam skuad.
Baca: Timnas Indonesia Turun ke Posisi 119 Ranking FIFA Jelang Hadapi Malaysia
Persoalan tersebut berlanjut ketika Ronaldo meninggalkan pemusatan latihan Timnas Portugal menjelang pertandingan UEFA Nations League melawan Denmark.
Akibat insiden tersebut, Federasi Sepak Bola Portugal menjatuhkan sanksi larangan bermain selama 30 hari serta denda kepada sang pemain.
Meski demikian, kontribusi Ronaldo selama 23 tahun bersama Portugal tetap menjadi bagian penting dalam sejarah sepak bola negara tersebut.
Baca: John Herdman Bangga, Timnas Indonesia Buka FIFA ASEAN Cup dengan Kemenangan
Kini, perhatian publik tertuju pada rencana FPF untuk mempersiapkan acara perpisahan khusus bagi sang legenda.
Penghormatan tersebut diharapkan menjadi kesempatan bagi masyarakat Portugal dan para pendukung sepak bola dunia untuk memberikan apresiasi terakhir kepada pemain yang telah mengukir sejarah bersama Timnas Portugal.
Baca: Indonesia vs Singapura: Skuad Garuda Bidik Awal Positif di FIFA ASEAN Cup 2026
Berakhirnya perjalanan internasional Ronaldo bukan berarti karier profesionalnya sebagai pesepak bola juga selesai. Keputusan tersebut secara khusus berkaitan dengan pengabdiannya bersama tim nasional. (SM)
