VAR Blunder, Arsenal Seharusnya Dapat Penalti Lawan Aston Villa

Kanama
Kamis, 10 September 2026 13:40:24

KANALSUMATERA.com - JAKARTA — Arsenal ternyata dirugikan keputusan VAR saat menghadapi Aston Villa pada pekan kedua Premier League 2026/2027. The Gunners seharusnya mendapatkan hadiah penalti dalam laga yang berakhir dengan kemenangan 1-0 tersebut. Kamis (10/09/2026).

Kesalahan itu terjadi pada masa injury time ketika gelandang Arsenal, Bruno Guimaraes, dijatuhkan Ian Maatsen di dalam kotak penalti Aston Villa. Wasit Jarred Gillett ketika itu memilih melanjutkan pertandingan dan tidak menunjuk titik putih.

Keputusan tersebut kemudian ditinjau oleh VAR yang dipimpin James Bell. Namun, VAR tidak merekomendasikan wasit untuk melihat ulang insiden melalui monitor di pinggir lapangan.

Baca: Haornas ke-43, Bupati Ahmad Yuzar Apresiasi Atlet Berprestasi Asal Kampar

Arsenal akhirnya tetap membawa pulang tiga poin berkat gol Bukayo Saka. Meski demikian, keputusan terkait insiden Guimaraes menjadi sorotan setelah penilaian resmi Premier League dipublikasikan.

KMI Panel Nyatakan Arsenal Layak Penalti

Baca: 32 Wartawan Adu Skill di National Open Billiard PWI Pekanbaru, Ketua PWI Pekanbaru: Ini Gelaran Ke-4

Key Match Incident (KMI) Panel Premier League melakukan evaluasi terhadap sejumlah keputusan penting wasit pada pertandingan pekan kedua.

Hasil penilaian panel menyatakan Arsenal semestinya memperoleh penalti setelah Maatsen melakukan tekel terhadap Guimaraes.

"Panel menilai penalti seharusnya diberikan di lapangan atas tekel ceroboh Maatsen terhadap Guimaraes," demikian pernyataan panel.

Baca: Al Nassr Tumbang 1-2 dari Al Ittihad, Ronaldo Mandul di Laga Panas Liga Arab Saudi

Panel menilai Maatsen tidak mengenai bola dalam tekel tersebut dan terjadi kontak terhadap kaki tumpuan Guimaraes. Karena itu, insiden tersebut dianggap cukup serius untuk membuat VAR melakukan intervensi.

Tak hanya penalti, Maatsen juga dinilai layak mendapatkan kartu kuning kedua. Jika keputusan tersebut diambil, bek Aston Villa itu harus meninggalkan lapangan karena menerima kartu merah.

Baca: 28 BPR-BPRS se-Riau Ramaikan Perbarindo Cup 2026, Adu Sportivitas dan Perkuat Silaturahmi

Premier League Akui Ambang Intervensi VAR Terpenuhi

Premier League memiliki standar tinggi dalam menentukan kapan VAR boleh mengintervensi keputusan wasit di lapangan.

VAR pada dasarnya tidak digunakan untuk mengulang seluruh keputusan subjektif wasit. Intervensi dilakukan apabila terdapat bukti yang menunjukkan adanya kesalahan jelas dan nyata.

Dalam kasus Maatsen dan Guimaraes, KMI Panel menilai standar tersebut sebenarnya sudah terpenuhi.

Artinya, VAR seharusnya meminta Jarred Gillett melakukan pemeriksaan langsung di monitor. Setelah melihat tayangan ulang, wasit memiliki sejumlah opsi, termasuk memberikan penalti kepada Arsenal dan kartu kuning kedua kepada Maatsen.

Kesalahan tersebut tidak mengubah hasil pertandingan karena Arsenal tetap menang 1-0 atas Aston Villa. Namun, pengakuan Premier League kembali memunculkan sorotan terhadap efektivitas VAR dalam mengambil keputusan pada momen krusial.

Dengan evaluasi KMI Panel yang kini dipublikasikan secara lebih terbuka, keputusan kontroversial dalam pertandingan Premier League semakin mendapat perhatian publik. (SM)



Lainnya
Camat Cup Kampar Kiri Bergulir, Eko Apresiasi Semangat Kebersamaan Masyarakat
Camat Cup Kampar Kiri Bergulir, Eko Apresiasi Semangat Kebersamaan Masyarakat
Wabup Misharti Resmi Buka Camat Cup I Kampar Kiri, Diik
Lumat PS 81 Airtiris 6-0, PSPHW Gobah Mantap Melaju ke
Ini Target Pelatih Timnas Sepakbola Indonesia yang Baru
Kriminal
BNN Usul Vape Dilarang Total, Temuan Narkoba Cair Jadi Sorotan
BNN Usul Vape Dilarang Total, Temuan Narkoba Cair Jadi Sorotan
Dua TNI Kasus Air Keras Andrie Yunus Lolos dari Pemecat
Bau Menyengat Terdeteksi Sebelum Mayat Ditemukan di Gar
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Politik
Demokrat Ketambahan Kader Baru, Aldi Taher dan Andry Hakim Resmi Bergabung
Demokrat Ketambahan Kader Baru, Aldi Taher dan Andry Hakim Resmi Bergabung
Ridho Rahmadi dan Taufik Hidayat Mundur, Partai Ummat M
Elektabilitas Eisenkot Ungguli Netanyahu, Partai Smotri
Pendidikan
PISA 2025: Skor Literasi dan Sains Indonesia Naik, Akses Pendidikan Capai 90 Persen
PISA 2025: Skor Literasi dan Sains Indonesia Naik, Akses Pendidikan Capai 90 Persen
Lintas Angkatan Bersatu, Reuni IKA SMPN 10/09 Harapan R
Karmila Sari Dorong Sekolah di Riau Benahi Data untuk P
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind