VAR Blunder, Arsenal Seharusnya Dapat Penalti Lawan Aston Villa
KANALSUMATERA.com - JAKARTA — Arsenal ternyata dirugikan keputusan VAR saat menghadapi Aston Villa pada pekan kedua Premier League 2026/2027. The Gunners seharusnya mendapatkan hadiah penalti dalam laga yang berakhir dengan kemenangan 1-0 tersebut. Kamis (10/09/2026).
Kesalahan itu terjadi pada masa injury time ketika gelandang Arsenal, Bruno Guimaraes, dijatuhkan Ian Maatsen di dalam kotak penalti Aston Villa. Wasit Jarred Gillett ketika itu memilih melanjutkan pertandingan dan tidak menunjuk titik putih.
Keputusan tersebut kemudian ditinjau oleh VAR yang dipimpin James Bell. Namun, VAR tidak merekomendasikan wasit untuk melihat ulang insiden melalui monitor di pinggir lapangan.
Baca: Harry Kane Raih Ballon d’Or 2026, 73 Gol dan Rekor Bundesliga Jadi Sorotan
Arsenal akhirnya tetap membawa pulang tiga poin berkat gol Bukayo Saka. Meski demikian, keputusan terkait insiden Guimaraes menjadi sorotan setelah penilaian resmi Premier League dipublikasikan.
KMI Panel Nyatakan Arsenal Layak Penalti
Baca: El Clasico 2026: Real Madrid Taklukkan Barcelona 2-1, Mbappe Jadi Penentu Kemenangan
Key Match Incident (KMI) Panel Premier League melakukan evaluasi terhadap sejumlah keputusan penting wasit pada pertandingan pekan kedua.
Hasil penilaian panel menyatakan Arsenal semestinya memperoleh penalti setelah Maatsen melakukan tekel terhadap Guimaraes.
"Panel menilai penalti seharusnya diberikan di lapangan atas tekel ceroboh Maatsen terhadap Guimaraes," demikian pernyataan panel.
Baca: Wakil Bupati Misharti Buka Liga Champions Se-Tapung Raya, 14 Tim Berebut Gelar Juara
Panel menilai Maatsen tidak mengenai bola dalam tekel tersebut dan terjadi kontak terhadap kaki tumpuan Guimaraes. Karena itu, insiden tersebut dianggap cukup serius untuk membuat VAR melakukan intervensi.
Tak hanya penalti, Maatsen juga dinilai layak mendapatkan kartu kuning kedua. Jika keputusan tersebut diambil, bek Aston Villa itu harus meninggalkan lapangan karena menerima kartu merah.
Baca: Jadwal MotoGP Jepang 2026: Veda Balapan Pagi, MotoGP Siang Hari
Premier League Akui Ambang Intervensi VAR Terpenuhi
Premier League memiliki standar tinggi dalam menentukan kapan VAR boleh mengintervensi keputusan wasit di lapangan.
VAR pada dasarnya tidak digunakan untuk mengulang seluruh keputusan subjektif wasit. Intervensi dilakukan apabila terdapat bukti yang menunjukkan adanya kesalahan jelas dan nyata.
Baca: Fergus Tierney Bidik Gol ke Gawang Timnas Indonesia, Malaysia Siap Hadapi Tekanan SUGBK
Dalam kasus Maatsen dan Guimaraes, KMI Panel menilai standar tersebut sebenarnya sudah terpenuhi.
Artinya, VAR seharusnya meminta Jarred Gillett melakukan pemeriksaan langsung di monitor. Setelah melihat tayangan ulang, wasit memiliki sejumlah opsi, termasuk memberikan penalti kepada Arsenal dan kartu kuning kedua kepada Maatsen.
Baca: Porsenijar Riau 2026 Dibuka di Siak, PGRI Kampar Targetkan Prestasi Terbaik
Kesalahan tersebut tidak mengubah hasil pertandingan karena Arsenal tetap menang 1-0 atas Aston Villa. Namun, pengakuan Premier League kembali memunculkan sorotan terhadap efektivitas VAR dalam mengambil keputusan pada momen krusial.
Dengan evaluasi KMI Panel yang kini dipublikasikan secara lebih terbuka, keputusan kontroversial dalam pertandingan Premier League semakin mendapat perhatian publik. (SM)
