Ramos Catat Rekor Pemain Paling Kasar dalam Sejarah LaLiga

Alwira Fanzary
Senin, 18 Februari 2019 08:20:24
Sergio Ramos

KANALSUMATERA.com - Performa agresif saat bertahan dan menjatuhkan lawan dengan berbagai trik, jadi ciri khas bek tangguh Real Madrid dan Timnas Spanyol, Sergio Ramos. Ya, usai laga kontra Girona defender berusia 32 tahun ini mencatat rekor sebagai pemain paling kasar sepanjang sejarah LaLiga. Bagaimana bisa? Berikut ulasannya seperti yang dimuat viva.co.id.

Ramos baru saja mendapatkan kartu merah pertamanya di ajang LaLiga 2018/2019, usai melakukan pelanggaran fatal saat membela Madrid melawan Girona. Tepatnya di menit 64, Ramos melakukan hand ball di area terlarang. Wasit Guillermo Cuadra Fernandez yang memimpin laga langsung memberinya kartu kuning kedua dan mengusir Ramos. Setelah Ramos diusir wasit, Madrid akhirnya harus menerima kekalahan dari Girona dengan skor akhir 1-2.

Sejarah pun tercipta. Menurut data Transfermarkt, kartu merah yang diterimanya dalam laga ini, jadi yang ke-20 yang diterimannya 17 tahun kariernya di LaLiga. Ternyata, catatan ini adalah yang terbanyak sepanjang 90 tahun sejarah LaLiga.

Tak cuma itu, Ramos juga jadi pemain yang paling banyak menerima kartu kuning juga dalam sejarah LaLiga, dengan jumlah 146 kartu kuning. Dengan jumlah itu juga, Ramos jadi pemain Madrid dengan koleksi kartu kuning terbanyak.

Ramos juga punya catatan sebagai pemain penerima kartu kuning terbanyak di Liga Champions. Hingga saat ini mantan bek Sevilla ini sudah menerima 38 kartu kuning.

Hampir 14 musim membela Madrid, Ramos ikut mengantar Madrid meraih empat gelar LaLiga, dua gelar Copa del Rey, tiga gelar Piala Super Spanyol, empat gelar Liga Champions, tiga gelar Piala Super Eropa, dan empat gelar Piala Dunia klub. Total Ramos sudah tampil dalam 601 laga dan mencetak 84 gol di semua ajang. Kso



Lainnya
Off Road and Adventure Riau Challenge Seri 2 Resmi Digelar di Kampar, Bupati Kampar Apresiasi Event
Off Road and Adventure Riau Challenge Seri 2 Resmi Digelar di Kampar, Bupati Kampar Apresiasi Event
Turnamen Boxing Piala Wako Batam Sukses Digelar
Dicopot dari Juventus, Conte Tukangi Inter Milan
RCTI Bakal Siarkan Secara Langsung Timnas U-22 di Piala
Pendidikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Kuliah Sambil Beternak Kambing, Auria Lulus UB dengan I
Dua Guru Besar UIN Jakarta Masuk Top 2% Ilmuwan Dunia 2
Politik
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqie Harap Partai Lain Ikut Bergerak
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqie Harap Partai Lain Ikut Bergerak
PKS Tanggapi Wacana Pansus Ijazah Gibran, Mardani Nilai
Tiga Partai Koalisi Belum Dukung Prabowo di Pilpres 202
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Hukum
Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB Tuai Kecaman DPR, KPK Diminta Usut Tuntas
Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB Tuai Kecaman DPR, KPK Diminta Usut Tuntas
KPK Gelar OTT di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan dan Dip
Polisi Usut Pengeroyokan Anggota Satpol PP oleh Pekerja
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan