Sore Ini Sriwijaya FC Tantang MU di 16 Besar Piala Indonesia

Alwira Fanzary
Minggu, 17 Februari 2019 10:49:27
Logo Sriwijaya Fc

KANALSUMATERA.com - Sriwijaya FC tidak memasang target tinggi saat menghadapi Madura United (MU) di babak 16 besar Piala Indonesia. Sebaliknya, duel kali ini akan dijadikan panggung unjuk aksi para talenta lokal.

Laskar Wong Kito yang sudah tidak memiliki amunisi berpengalaman sejak terdegradasi ke kompetisi Liga 2, hanya bertumpu pada putera daerah yang minim jam terbang.

Skuat ini akan mendapat ujian yang cukup berat karena tim lawan merupakan kandidat juara Liga 1. MU yang dihuni banyak pemain bintang seperti Muhammad Ridho, Fachrudin Aryanto hingga Andik Vermansah, layaknya Los Galacticos versi Indonesia.

Sadar akan perbedaan materi pemain kedua tim, pelatih Sriwijaya FC, Hartono Ruslan, tidak membebani anak asuhnya untuk dapat meraih kemenangan, baik itu di leg pertama ataupun di leg kedua.

Baca: Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda Aktif Berolahraga

Pada leg pertama di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Minggu 17 Februari 2019, Hartono hanya menginstruksikan Hapit Ibrahim Cs untuk dapat tampil lepas. Dia ingin skuat muda Sriwijaya dapat menyajikan perlawanan dan tidak memberikan kemenangan dengan mudah bagi MU.

"Kita sudah siap meskipun persiapan hanya tiga hari. Walaupun materi pemain kita mayoritas pemain muda, namun kita tidak akan menyerah begitu saja dan memberikan kemenangan dengan mudah," jelas Hartono, Sabtu 16 Februari 2019 seperti yang dilansir dari viva.co.id.

Perbedaan materi pemain antara MU dan Sriwijaya FC terlihat jelas terdapat di setiap lini. Jika Laskar Sape Kerap dihuni banyak pemain berlabel Timnas, Sriwijaya FC hanya memiliki materi pemain lokal yang sebelumnya masih memperkuat tim junior.

Meski demikian, Hartono tetap percaya Sriwijaya FC punya kualitas dan dapat merepotkan anak asuh Dejan Antonic. Baginya, pemain muda Sriwijaya FC punya tekat yang kuat untuk dapat memberikan hasil terbaik.

Baca: PSPS Pekanbaru Perkuat Lini Belakang, Datangkan Dua Kiper Baru Hadapi Liga 2 2026/2027

"Skuat saat ini 90 persen merupakan pemain asli Sumatera Selatan. Walaupun mereka masih muda dan kurang jam terbang, saya rasa ada sebuah kebanggaan yang dapat mengeluarkan kemampuan terbaik mereka saat menghadapi tim sekelas Madura United," ujar Hartono.

Di tim Sriwijaya FC saat ini tercatat hanya ada beberapa pemain yang sudah memiliki jam terbang yang cukup dan tampil di Liga 1. Antara lain ialah Rizky Ramadhana yang sudah memperkuat Sriwijaya FC sejak tahun 2011.

Kemudian Hapit Ibrahim yang pada musim lalu dipinjamkan ke PSIS Semarang cukup sering mendapatkan kesempatan bermain. Selebihnya amunisi Sriwijaya FC lebih sering memperkuat tim di Liga 2 atau Liga 3.

Bahkan, beberapa pemain seperti penjaga gawang Vasco Marco Bonaparte Bokong dan Adistya Wicaksana baru saja dipromosikan dari tim Sriwijaya FC U-19. Kso



Terkait
Temui Plt Gubri, PSPS Ajukan Pengelolaan Stadion dan Target Promosi ke Liga 1
Temui Plt Gubri, PSPS Ajukan Pengelolaan Stadion dan Target Promosi ke Liga 1
Lainnya
Temui Plt Gubri, PSPS Ajukan Pengelolaan Stadion dan Target Promosi ke Liga 1
Temui Plt Gubri, PSPS Ajukan Pengelolaan Stadion dan Target Promosi ke Liga 1
Hasil Arsenal Vs Man United, Duel Sengit di London Bera
Hadapi Tottenham, Solskjaer Harap-harap Cemas Tunggu Po
Jesse Ewart Pembalap Terbaik di Tour de Singkarak 2018
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pendidikan
Dinas Pendidikan Dayah Bireuen Salurkan Beasiswa Rp481 Juta untuk 196 Santri
Dinas Pendidikan Dayah Bireuen Salurkan Beasiswa Rp481 Juta untuk 196 Santri
Pimpin Apel Hari Santri Nasional 2026, Wabup Kampar Tek
Kapolda NTB Tekankan Disiplin Pelajar, Jauhi Narkoba hi
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Kriminal
Bharada Andika Jadi Tersangka Kasus Polisi Tembak Polisi, Polda Metro Jaya Lakukan Penahanan
Bharada Andika Jadi Tersangka Kasus Polisi Tembak Polisi, Polda Metro Jaya Lakukan Penahanan
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di J
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provin
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket