Skor 20-0 di Serie C Italia, Presiden FIGC Meradang

Alwira Fanzary
Senin, 18 Februari 2019 07:58:06
Ilustrasi

KANALSUMATERA.com - Kesebelasan papan bawah Serie C Italia, Pro Piacenza mengalami hasil yang sangat mengecewakan dengan menelan kekalahan 0-20 dari rivalnya AC Cueno pada akhir pekan ini. Kekalahan memalukan ini membuat Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) Gabriele Gravina berang. Sebab ada cerita memilukan di balik kekalahan Pro Piacenza tersebut.

"Kekalahan itu penghinaan terhadap olahraga dan prinsip dasarnya," kata Gravina dilansir Republika dari Four Four Two, Senin (18/2).

Pro Piacenza saat ini tercecer di dasar klasemen Serie C. Mereka tengah mengalami masa kelam karena kesulitan keuangan. Pro Piacenza harus mendapatkan pengurangan poin dan kalah WO dalam tiga pertandingan musim ini karena pelatih dan para pemain mogok. Alhasil, mereka kalah 0-3 dari Pro Vercelli, Juventus II, dan Siena.

Andai kali keempat mogok, maka Pro Piacenza akan dikeluarkan dari Serie C. Untuk itulah Pro Piacenza berusaha bertahan di kompetisi sepak bola kasta ketiga di Negeri Spageti dengan menurunkan pemain seadanya. Karena terkendala masalah registrasi, hanya enam pemain plus satu terapis yang bisa dimainkan. Alhasil, Pro Piacenza hanya bermodal tujuh pemain dalam pertandingan kontra Cueno pada pekan ke-27 di Stadion Fratelli Paschiero, Ahad (17/2).

Dengan menurunkan skuat seadanya, Pro Piacenza disapu Cueno 20 gol tanpa balas. Pemain tuan rumah yang mencetak gol paling banyak dicatat oleh Hchiam Kanis dengan enam gol.

Berkat segudang kesalahan klub, Gravina pun menjatuhkan beberapa sanksi kelada Pro Piacenz dan tetap menegakkan aturannya. "Dalam situasi surealis ini, FIGC memiliki tugas untuk menegakkan semua aturan," tegas dia.

Ia menyatakan akan melindungi kepentingan fan, berjalannya model bisnis yang baik, serta menegakkan kredibilitas kompetisi. Gravina berjanji kasus Pro Piacenza ini akan menjadi 'lelucon' terakhir di Italia. Kso



Lainnya
Batam Segera Miliki Sirkuit Motor GP, Ketua MPR Dukung Penuh
Batam Segera Miliki Sirkuit Motor GP, Ketua MPR Dukung Penuh
KONI Kampar Gelar Rakor Dengan Delegasi KOK Kecamatan
Sore Ini Sriwijaya FC Tantang MU di 16 Besar Piala Indo
Marc Marquez Rebut Pole MotoGP Malaysia
Kriminal
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Pen
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan T
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Politik
Zulhas Tak Mau Nyapres 2029, PAN Tegaskan Tetap Dukung Prabowo
Zulhas Tak Mau Nyapres 2029, PAN Tegaskan Tetap Dukung Prabowo
Ganjar Minta Gerindra Fokus Rakyat Sebelum Bicara Pilpr
NasDem Usul Parliamentary Threshold 7 Persen, Berlaku N
Nasional
Peringati Hari Ozon Sedunia, Lampu Sejumlah Jalan dan Ikon Jakarta Dipadamkan
Peringati Hari Ozon Sedunia, Lampu Sejumlah Jalan dan Ikon Jakarta Dipadamkan
Mendagri Kaji Peluang Petugas Damkar dan Satpol PP Jadi
Peringatan Keamanan Arab Saudi Meningkat, Begini Kondis
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind