Fanatisme Supporter Indonesia Buat Bojan Hodak Terpana

Amar
Senin, 4 Mei 2020 15:04:19
Bojan Hodak, Pelatih PSM Makassar

KANALSUMATERA.com - Pelatih PSM Makassar, Bojan Hodak punya kesan tersendiri ketika pertama kali menginjakkan kaki di Indonesia. Pelatih berusia 48 tahun itu datang ke PSM pada awal tahun ini.

Hodak sendiri sejatinya sudah cukup mengenal karakteristik sepakbola Asia, khususnya Asia Tenggara. Wajar, mengingat pelatih berpaspor Kroasia itu cukup lama melatih di Malaysia.

Beberapa tim Malaysia pernah dibesutnya, mulai Kelantan FA, Johor Darul Ta'zim, hingga yang terakhir Timnas Malaysia U-19 sebelum berlabuh di PSM.

Meski berkarier di negeri tetangga, Hodak sendiri mengaku tidak menduga Indonesia adalah negara yang begitu fanatik dengan sepakbola, khususnya para suporternya.

Hodak mengaku kaget saat melihat sebuah sesi latihan saja bisa ditonton hingga 8.000 orang. Pemandangan tersebut ia lihat saat pertama kali memimpin latihan PSM.

Baca: Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda Aktif Berolahraga

"Orang-orang suka sepakbola, di Indonesia mereka sedikit lebih gila. Sekitar 8.000 penggemar datang ke sesi latihan pertama saya bersama PSM. Mereka bahkan membawa petasan dan drum. Fanatismenya luar biasa suporter Indonesia, bukan hanya suporter PSM saja," kata Hodak dikutip dari Jutarnji, Senin (4/5/2020).

"Untuk sesi latihan berikutnya, saya bilang harus digelar tertutup karena membuat kebisingan. Para pemain tidak bisa mendengar saya. Itu lucu, semakin saya berteriak, semakin keras mereka bermain drum," beber pelatih berubuh gempal itu.

"Kota saya saat ini di Makassar, memiliki hampir tiga juta penduduk. Semua orang di sini mengikuti sepakbola, jadi tidak mudah untuk pergi ke mana pun," tutur Hodak mencoba mengungkapkan kehidupan sosialnya saat ini di Makassar.

"Mereka tahu saya. Orang-orang ingin menyentuh dan berfoto, meskipun kami tidak saling mengerti apa yang sedang kita bicarakan," pungkas sang juru taktik.sc/ks



Terkait
PSPS Pekanbaru Perkuat Lini Belakang, Datangkan Dua Kiper Baru Hadapi Liga 2 2026/2027
PSPS Pekanbaru Perkuat Lini Belakang, Datangkan Dua Kiper Baru Hadapi Liga 2 2026/2027
Temui Plt Gubri, PSPS Ajukan Pengelolaan Stadion dan Ta
Lainnya
Hari ini, Final Turnamen Badminton Pemuda Kampar Kota Batam
Hari ini, Final Turnamen Badminton Pemuda Kampar Kota Batam
Abdul Rahman Gurning Sebut Wasit Ngomong ke Pemain PSMS
Bungkam Madrid 3-0, Barcelona ke Final Copa del Rey
Bakal Digelar Lomba Lari di Mandeh, Raja Ampatnya Sumat
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Kriminal
Bau Menyengat Terdeteksi Sebelum Mayat Ditemukan di Gardu LRT Pancoran
Bau Menyengat Terdeteksi Sebelum Mayat Ditemukan di Gardu LRT Pancoran
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua T
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Ri
Politik
Ridho Rahmadi dan Taufik Hidayat Mundur, Partai Ummat Masuk Masa Transisi Kepemimpinan
Ridho Rahmadi dan Taufik Hidayat Mundur, Partai Ummat Masuk Masa Transisi Kepemimpinan
Elektabilitas Eisenkot Ungguli Netanyahu, Partai Smotri
Survei Median: KDM Tembus 19,8 Persen, Elektabilitas Gi
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat