Dua Atlit Cilik Riau Raih Medali di Kejurnas Catur, Master Utut pun Apresiasi

Mawardi Tombang
Minggu, 5 Desember 2021 13:52:57

KANALSUMATERA.com - Pekanbaru - Namanya Syaqila, usianya baru 7 tahun. Tapi prestasinya bermain catur mengejutkan kita.

Putri Erwinsyah ini adalah peraih medali perak di Kejuaraan Nasional Catur Junior V yang berlngsung di Provinsi Bangka Belitung 19-26 November bulan lalu.

Selain Syaqila, atlit junior asal Riau yang meraih medali di acara itu adalah Hamizan Malik Yasir. Jika Syaqila mendapatkan perak, Malik (9 tahun) panggilan Hamizan Malik Yasir, berhasil menyabet perunggu.

Karena kehebatan para atlit catur cilik Riau ini menjadikan Riau peringkat 10 nasional dalam perolehan medali di acara tersebut. Prestasi ini, tentu saja bukan hanya membuat bangga Pengprov Percasi Riau yang telah mengirim keduanya di ajang itu. Tapi juga telah mengharumkan nama Provinsi Riau.

Baca: Kadispora Riau Yurnalis Apresiasi Turnamen Domino KONI Kampar, Dorong Domino Jadi Olahraga Positif

Meski masih junior, kehebatan Syaqila dan Malik bermain catur bisa mengalahkan orang dewasa. Buktinya, ketika Grand Master Utut Adianto datang ke Riau beberapa waktu lalu, sempat dibuat repot oleh pemain junior andalan Riau ini.

Malik waktu itu, menahan imbang (remis) bermain dengan Utut, sedangkan Syaqila harus mengaku kalah karena chek mate di langkah ke 35 oleh GM Utut Adianto.

Meski sudah bergelar atlit nasional, Syaqila dan Malik, masih seperti bocah yang lain. Ketika ditemui di rumahnya, di kelurahan Cipta Karya Panam, dua atlit catur yang kebetulan bertetangga ini, terlihat asik bermain dan berlari-lari. ***



Terkait
Jelang Piala Dunia 2026, Hendry Munief Beri Catatan Strategis untuk TVRI, RRI, dan Antara
Jelang Piala Dunia 2026, Hendry Munief Beri Catatan Strategis untuk TVRI, RRI, dan Antara
Ribuan Penonton Hadiri Final Piala Dunia Kuok yang ke-6
Kadispora Riau dan Ribuan Penonton Saksikan Laga Final
PWI Kampar Berhasil Mengalahkan KONI Kampar dan Kampar
Lainnya
PSPS Pekanbaru Perkuat Lini Belakang, Datangkan Dua Kiper Baru Hadapi Liga 2 2026/2027
PSPS Pekanbaru Perkuat Lini Belakang, Datangkan Dua Kiper Baru Hadapi Liga 2 2026/2027
Ratusan Pesepeda dari Berbagai Provinsi di Sumatera Ram
Liverpool Kembali Puncaki Klasemen
Copa Del Rey: Barcelona Tumbang di Kandang Sevilla
Nasional
Kapolri Minta MUI Pusat Kaji Fatwa Haram Vape, Waspadai Modus Baru Peredaran Narkoba Cair
Kapolri Minta MUI Pusat Kaji Fatwa Haram Vape, Waspadai Modus Baru Peredaran Narkoba Cair
Jaksa Agung dan Kapolri Bahas Penanganan Karhutla, Koor
Puan Maharani Soroti Kesehatan Warga Terdampak Karhutla
Hukum
KPK Gelar OTT di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan dan Diperiksa
KPK Gelar OTT di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan dan Diperiksa
Polisi Usut Pengeroyokan Anggota Satpol PP oleh Pekerja
Gatot Heroe Akui Terima Rp3,25 Miliar dari Bos Blueray,
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I